Posts Subscribe to This BlogComments

Follow Us

New Articles

1 2 3 4 5

Selasa, 02 November 2010

Lion Air Tergelincir, Penumpang Histeris

Blog Penyiar - Kecelakaan pesawat Lion Air JT 713 di Bandara Sapadio, Pontianak, Kalimatan Barat, Selasa (2/11), membuat panik para penumpangnya. Mereka mengaku menangis dan berdoa di dalam pesawat karena khawatir terjadi ledakan, seperti pernah terjadi dalam musibah kecelakaan pesawat pada waktu lalu. 

Sukamto, penumpang yang duduk di kursi nomor 15, menceritakan, kejadian itu berlangsung begitu cepat. Terasa benturan keras di badan pesawat, sementara laju rodanya makin kencang serta tidak terkendali. "Getarannya begitu kuat. Pesawat sepertinya tidak direm, melaju terus dengan kencang," katanya.Pesawat jurusan Jakarta-Pontianak itu mendarat sekitar pukul 11.30 WIB.

Begitu menyentuh landasan, pesawat seperti didorong angin kencang dan tidak bisa berhenti. Situasi di dalam pesawat pun menjadi riuh oleh kepanikan. Penumpang berteriak-teriak dan sebagian menangis. Sebagian penumpang lagi berdoa dan berpasrah diri kepada Tuhan. 
Kepanikan itu berlangsung sekitar 10 menit. Akhirnya, pesawat bisa berhenti di ujung landasan. Sukamto, yang duduk di sebelah pintu darurat, bergegas membuka pintu dan langsung berlari keluar setelah berhasil membukanya. 

Terkait insiden itu, Diretur PT Angkasa Pura (AP) II Salahudi Rafi mengatakan, pihaknya mengirimkan tim rescue tujuh orang dari Bandara Soekarno-Hatta, berikut peralatan pendukung untuk evakuasi, seperti dongkrak untuk mengangkat badan pesawat agar mudah ditarik.Menurut Rafi, pada hari tersebut Lion Air merupakan pesawat kesembilan yang melakukan pendaratan di Bandara Supadio. Sebelumnya, ada delapan pesawat yang melakukan pendaratan dan sembilan pesawat yang melakukan lepas landas dengan aman.

Dia menambahkan, saat proses evakuasi dan menetralisasi landasan sepanjang 2.250 meter, PT AP II melakukan penutupan sementara Bandara Supadio hingga proses evakuasi selesai. Dalam proses evakuasi, AP II juga mengaku telah melakukan koordinasi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Kami belum bisa memastikan lamanya proses evakuasi pada pesawat ini, tetapi kami upayakan secepatnya agar aktivitas penerbangan kembali normal," ujarnya.Menanggapi kejadian tersebut, Direktur Umum Lion Air Edward Sirait berharap proses evakuasi pesawat didampingi oleh pihak berwenang seperti KNKT dan Ditjen Hubungan Udara. Namun, Edward mengatakan bahwa proses evakuasi penumpang pesawat berjalan dengan baik dan telah sesuai prosedur keselamatan penerbangan."Semua penumpang dan awak kabin selamat. Tapi, kami masih belum mengetahui apa penyebab kecelakaan pesawat dan harus menunggu hasil investigasi dari KNKT," katanya. 

Related Post



0 komentar:

Posting Komentar

Followers